Rencanamu masih kita duduk disini, rencanaku kamu masih menungguku disana. Perjalanan, kehampaan, janjimu tidak abadi, kota ini membawaku kembali, tapi tidak denganmu
Bayanganmu itu, Menggilai aku ya? Bagaimana aku bisa terbuai lagi? Pada kenangan asap rokokmu, Juga lantunanmu yang fana Belum sempat kudengar kau bersuara Kau tlah memiliki dua, Kita teralih? Terlalu tinggi~ Sedang botol hijau yang kau belikan tadi malam Tidak kunjung membuatku pergi Dari keabadian yang tak membuatku jera untuk lagi lagi meneraka-kan-nya
Komentar
Posting Komentar